aku tersontak sedikit menolak dan tidak percaya aku menyukai kerapuhannya bersama denganya keluh kesahnya aku suka saat berrjalan dengannya dia membesarkanku dengan kebesarannya yang ia redam aku suka saat ia mengadu padaku di titik terendahnya dan aku tidak suka saat senyumannya bersumber dari raga yang lain terlalu banyak hal besar dibalik insan sederhana tidak terduga dan tak terlihat orang pun tak akan tahu, bahkan tidak akan pernah mengerti sampai akhirnya kuceritakan semua pada temanku ku bilang, aku takut menyukainya lalu katanya, berarti kamu sudah menyukainya