TERSADAR
aku tersontak
sedikit menolak dan tidak percaya
aku menyukai kerapuhannya
bersama denganya
keluh kesahnya
aku suka saat berrjalan dengannya
dia membesarkanku dengan kebesarannya yang ia redam
aku suka saat ia mengadu padaku di titik terendahnya
dan aku tidak suka saat senyumannya bersumber dari raga yang lain
terlalu banyak hal besar dibalik insan sederhana
tidak terduga dan tak terlihat
orang pun tak akan tahu, bahkan tidak akan pernah mengerti
sampai akhirnya kuceritakan semua pada temanku
ku bilang,
aku takut menyukainya
lalu katanya,
berarti kamu sudah menyukainya
Komentar
Posting Komentar